Kymco (Kwang Yang Motor Co.) telah beroperasi di Indonesia sejak tahun 2000. Seiring tumbangnya mocin-mocin yang saat itu ikut tumbuh bagai jamur di musim hujan, nama Kymco pun tak lepas dari tuduhan miring seperti tuduhan terhadap mocin, tumbuh sesaat, kualitas pun jeblok. Padahal, Kymco bukanlah Mocin (Motor Cina), tapi Motai alias Motor Taiwan (bukan pula Motor Thailand :D).
Tahun 2001, eR-Ka berkesempatan mencicipi motor Kymco yang saat itu dilabeli Jetmatic Trend 2000 (sering dikenal sebagai The Legend). Saat itu, tidak banyak motor matic yang beredar di pasaran, sehingga sangat sulit mendapati motor matic di jalanan. Tentu, tidak seramai sekarang di kala Yamaha, Suzuki, dan Honda sudah ikut bermain di pasar matic ini.
Tahun 2007, eR-Ka kembali menjatuhkan pilihan pada Kymco Free LX untuk keperluan sehari-hari. Tentu saja bukan tanpa alasan. Salah satu alasannya adalah kehandalan mesin Kymco yang telah eR-Ka buktikan pada Trend 2000 yang eR-Ka beli tahun 2001.
Matic: Nouvo, Mio, Vario, Spin
Saat eR-Ka menjatuhkan pilihan, eR-Ka sangat ragu akan layanan purna jualnya. Saat itu, eR-Ka sampai berkali-kali perlu membanding-bandingkan dengan motor matic terkenal lainnya: Yamaha Nouvo yang telah eR-Ka pakai sejak tahun 2002 dan 2003 (2 kali coba perakitan tahun 2002 dan 2003), Yamaha Mio eR-Ka pakai di tahun 2002 dan 2006-2007, Honda Vario dan Suzuki Spin yang eR-Ka coba dari pinjaman seorang rekan. Saat mencobanya, pikiran eR-Ka tetap membandingkan apakah kualitas motor maticnya bisa menggantikan Jetmaticnya Kymco (motor matic yang pertama kali eR-Ka pakai).
Baca lebih lanjut »
DIarsipkan di bawah: Sepeda Motor, Uncategorized | yang berkaitan: free lx, honda, jetmatic, Kwang Yang, kymco, matica, Mio, motor, motor matic, Otomotif, spin, suzuki, taiwan, trend 2000, vario, Yamaha | 3 Komentar »